Akademik

A. Periode Penerimaan Dan Waktu Kuliah Mahasiswa

Waktu penerimaan mahasiswa terbagi 2 periode yaitu Periode Oktober dan Periode Maret. Setiap periode terdiri dari 2 pilihan kelas yaitu:
1. Kelas Reguler Paruh Waktu

Kegiatan pembelajaran dilaksanakan setiap hari dari Senin sampai dengan Sabtu, pukul 19.00 sd 21.30 (kecuali hari sabtu, pukul 15.30 sd. 18.00). Total pertemuan perkuliahan 6 kali perminggu.
2. Kelas Reguler Penuh Waktu

Kegiatan pembelajaran dilaksanakan setiap hari Jumat (pukul 13. 00 sd 21.30) dan Sabtu ( pukul 09.00 sd 18.00).  Total pertemuan perkuliahan 6 kali perminggu.

B. Syarat Penerimaan mahasiswa baru Program studi Manajemen Rumah Sakit PPS UMY

Calon mahasiswa mengajukan lamaran pendaftaran secara tertulis dengan mengisi blangko isian yang tersedia yang dialamatkan kepada Ketua Program Studi Manejemen Rumah Sakit PPS UMY, yang dilampiri :

  1. Salinan ijazah S-1 dan transkrip akademik yang telah disahkan  (minimal IPK 2,75
  2. Daftar Riwayat hidup (CV)
  3. Surat keterangan jaminan pelunasan biaya studi dari instansi atau pernyataan kesanggupan biaya sendiri/keluarga
  4. Bukti pembayaran biaya administrasi pendaftaran/seleksi
  5. TOEFL 450
  6. Pas foto berwarna (3 x 4) 2 lembar
  7. Bagi mahasiswa dual degree, diwajibkan mengikuti Psikotest.

C. Masa Studi

Masa studi efektif di Program S2 Manajemen Rumah Sakit (MMR)  adalah 24 bulan. Terbagi atas  12 bulan  kegiatan belajar di kampus dan 12 bulan untuk kegiatan residensi dan penyusunan tesis (total 4 semester)

Beban studi pendidikan 42 SKS, termasuk tesis yang bobotnya 6 SKS dan Residensi bobotnya 1 sks. Beban studi pendidikan ini akan ditempuh oleh mahasiswa dengan batas  waktu studi maksimal yang telah ditentukan yaitu 2n+1, dimana n adalah lamanya kegiatan belajar mengajar efektif, atau total 5 tahun. Apabila batas masa studinya telah dilampaui, mahasiswa dapat mengajukan perpanjangan studi maksimal 1 tahun. Permohonan perpanjangan studi dapat disetujui dengan pertimbangan khusus,  misal telah melakukan penelitian. Syarat pengajuan perpanjangan studi, mahasiswa sudah harus membayar seluruh total SPP dan prosedur perpanjangan studi sebagai berikut :

  1. Mahasiswa mengajukan permohonan secara tertulis kepada Ketua  Program Studi MMR UMY (contoh lihat lampiran 2)
  2. Setelah menerima surat resmi persetujuan, mahasiswa membayar biaya perpanjangan studi sesuai ketentuan yang berlaku dan akan diberikan bukti perpanjangan studi.

D. Sistem Pendidikan

Pelaksanaan program pendidikan berupa mata kuliah yang telah ditentukan setiap semester. Setiap mata kuliah dihitung bobotnya dengan Satuan Kredit Semester (SKS). Lamanya program pendidikan di setiap semester antara 2-5 bulan, tergantung dari besarnya SKS di semester tersebut. Adapun   pembagian SKS di setiap Semester dilakukan berdasarkan pertimbangan untuk pencapaian kompetensi yang terstruktur dan bertahap , sehingga diharapkan knowledge, skill dan attitude yang ditargetkan pada  kompetensi lulusan dapat tercapai. Adapun pembagian SKS pada setiap semester diatur  sebagai berikut :

SEMESTER SKS JUMLAH MATA KULIAH
Matrikulasi non SKS 2
Semester 1 13 5
Semester 2 8 3
Semester 3 14 6
Semester 4 7 2
TOTAL 42 SKS 18

Matrikulasi diberikan sebagai kompetensi tambahan yang wajib diikuti seluruh mahasiswa, meskipun non SKS, dengan tujuan untuk mempersiapkan mahasiswa dengan berbagai latar belakang pendidikan S1 untuk memiliki prior knowledge yang memadai dalam menerima perkuliahan di MMR UMY.

E. Kegiatan Pembelajaran

Perkuliahan dilaksanakan setiap hari (6 hari per minggu), dengan 1 SKS setara 50 menit x 16 tatap muka (termasuk ujian). Lamanya kegiatan belajar di kampus per hari adalah 3 sesi (1 sesi @ 50 menit)  atau 2,5 jam,  dengan waktu perkuliahan sore dan malam hari. Kegiatan pembelajaran  dilaksanakan  malam hari pada  hari Senin – Jum’at (19.00 – 21.30 WIB), dan sore hari  (15.30 – 18.00 WIB)  pada hari Sabtu dan kegiatan  Field site teaching/FST  (pembelajaran di  lapangan). Adapun kegiatan belajar mengajar  terdiri dari :
1. Kuliah

Merupakan 60% dari total  kegiatan pembelajaran yang ada. Pada sesi kuliah, dosen lebih banyak menyampaikan hal-hal yang bersifat konsep, dan diharapkan setiap topik kuliah dosen menyediakan kasus sebagai trigger un tuk meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa dan pemahaman konsep.

2. Audioconference

Merupakan salah satu bentuk perkuliahan di kelas, tetapi dosen tidak hadir di kelas (hanya mahasiswa). Materi dosen diberikan langsung melalui suara dari jarak jauh. Disediakan 1 dosen sebagai moderator di kelas,  yang membantu untuk menampilkan slide  dan sebagai fasilitator antara pemberi kuliah dengan mahasiswa. Kuliah audioconference ini untuk memfasilitasi mahasiswa untuk mendapat kuliah dari dosen expert/pakar yang berada di luar kota/luar pulau, tetapi karena kesibukannya tidak dapat datang ke tempat kuliah.

3. Teleconference

Fasilitas untuk melakukan komunikasi antara dua orang atau lebih secara serempak dalam pengertian waktu yang sama (real time), dan dengan demikian berarti komunikasi yang dilakukan adalah komunikasi yang sinkron. Fasilitas ini digunakan untuk melakukan diskusi secara tertulis mengenai topik tertentu yang telah dibuat oleh dosen, kemudian direspon oleh mahasiswa.
4. Skill

Skill bertujuan untuk melatih ketrampilan managerial mahasiswa dengan cara memberikan kesempatan setiap mahasiswa untuk berlatih dengan menggunakan cek list yang sudah disediakan dan didampingi  instruktur (1 instruktur untuk 10-15 mahasiswa). Untuk menunjang kegiatan ini disediakan laboratorium komunikasi.
5. Tutorial

Adalah diskusi kelompok kecil dimana setiap kelompok beranggotakan sekitar 10-15 mahasiswa dan dibantu oleh satu tutor yang bertugas sebagai fasilitator. Mahasiswa akan dihadapkan pada kasus-kasus managemen sebagai triger untuk diskusi. Tutor akan membantu mahasiswa dalam diskusi untuk mencapai tujuan belajar tanpa harus banyak mengintervensi diskusi maupun memberikan penjelasan panjang lebar. Setiap mahasiswa diharapkan senantiasa berani mengemukanan pendapat atau analisanya. Kasus akan diberikan beberapa hari sebelum kegiatan untuk memberikan kesempatan mahasiswa belajar mandiri.
6. Field Site Teaching/FST (pembelajaran di lapangan)

Kegiatan ini berupa kunjungan ke tempat pelayanan kesehatan di unit/instalasi sesuai topik, sehingga mahasiswa mendapat kesempatan untuk melihat, merasakan, mendengarkan dan berdiskusi dengan  para pembimbing lapangan (yaitu praktisi di bidangnya) tentang hal-hal yang tidak dapat  didapatkan di kelas.
7. Praktikum

Praktikum bertujuan selain untuk meningkatkan pemahaman pengetahuan yang sudah didapat juga untuk menambah ketrampilan mahasiswa. Untuk menunjang kegiatan ini disediakan laboratorium komputer dan instruktur di setiap kelompok (10- 15 mahasiswa)
8. Presentasi kasus

Mahasiswa mendapat kesempatan, baik individu atau kelompok, untuk mempresentasikan tugas yang diberikan dosen atau hasil FST.
9. Tugas

Mahasiswa harus menyelesaikan tugas yang diberikan dosen, baik secara individu maupun kelompok. {Pemberian tugas ini dimaksudkan untuk meningkatan pengetahuan dan wawasan mahasiswa secara mandiri terhadap suatu topik atau penyelesaian kasus.
10. Refleksi kasus

Setiap mahasiswa melakukan observasi di Rumah Sakit terhadap topik yang sudah ditetapkan oleh dosen. Kegiatan ini dilaksanakan pada saat FST (pembelajaran di lapangan). Observasi ini bertujuan untuk dapat merefleksikan hal-hal yang dirasakan atau dilihat atau didengar yang dianggap bermasalah, dalam bentuk tulisan singkat. Adapun format Refleksi kasus adalah sbb.:

  1. Kasus (± 2 baris)
  2. Permasalahan (± 5 baris)
  3. Analisis  (± 10 baris)
  4. Referensi yang digunakan

11. Workshop – seminar

Beberapa topik kuliah akan disampaikan dalam bentuk workshop atau seminar.
12. Benchmarking

Bencmarking sebagai suatu proses belajar yang berlangsung secara sistematis dan terus-menerus dimana setiap bagian dari suatu Rumah Sakit dibandingkan dengan Rumah Sakit  yang terbaik atau pesaing yang paling unggul.

F. Kurikulum Mapping

Kurikulum MMR UMY terdiri dari 4 semester, dengan mata kuliah sebagai berikut:

Semester KODE MATA KULIAH MATA KULIAH SKS
1 MMR 101 Manajemen Pemasaran Jasa RS 2
MMR 102 Manajemen Keuangan RS 3
MMR 103 Manajemen Organisasi dan SDM RS 3
MMR 104 Filsafat Ilmu dan Etika bisnis islami 2
MMR 105 Regulasi dan Kebijakan Kesehatan 3
MMR 201 e-Hospital 2
MMR 202 Manajemen Strategik 3
MMR 203 Metodologi Penelitian 3
2 MMR 301 Manajemen Pelayanan RS I 4
MMR 302 Manajemen Pelayanan RS II 2
MMR 303 Manajemen penunjang 2
MMR 304 Manajemen Pencegahan dan Pengendalian Infeksi 2
MMR 305 Manajemen Fasilitasi dan keselamatan 2
MMR 306 Manajemen Kegawatdaruratan dan Kesiagaan Bencana 2
3 – 4 MMR 401 Residensi 1
MMR 402 Tesis 6