Penyerahan Kenang-kenangan dari Prodi MMR

Penyerahan Kenang-kenangan dari Prodi MMR

Manajemen Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (MMR UMY) memiliki agenda rutin tiap tahun untuk melakukan benchmarking ke negara– negara dengan rumah sakit yang terstandar internasional. Harapannya dapat menjadi pemicu dan pembuka wawasan dalam penerapan sistem dan pelayanan rumah sakit yang lebih baik. Pada kesempatan kali ini, Malaysia menjadi tujuan dilakukannya benchmarking. Agenda ini diikuti 34 mahasiswa pada tanggal 5 – 10 Mei 2014.

Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) Hospital yang bertempat di Kuala Lumpur, Malaysia merupakan perguruan tinggi terbesar yang terdapat di ibu kota Kuala Lumpur. Pada kesempatan kunjungan ke fakultas kedokteran UKM para rombongan yang dipimpin oleh Dr. Firman Pribadi, M.Si. yang disambut langsung oleh para jajaran petinggi fakultas dan rumah sakit UKM, antara lain dekan fakultas kedokteran UKM, direktur operasional rumah sakit UKM, dan beberapa dosen fakultas kedokteran dengan berbagai pakar. Diskusi yang menarik terkait proses pelayanan kesehatan di UKM Hospital yang berkapasitas lebih dari 1000 tempat tidur pun berlangsung dengan akrab.

Mahasiswa MMR berdiskusi dengan staf UKM Hospital

Mahasiswa MMR berdiskusi dengan staf UKM Hospital

Menurut keterangan Prof. Dato’ Dr. Raymond Azman Ali selaku Dekan Fakultas Kedokteran UKM, UKM Hospital merupakan rumah sakit pendidikan yang dalam proses pelayanannya dijalankan oleh dokter yang sepenuhnya berasal dari dokter akademisi fakultas kedokteran UKM dengan berbagai bidang spesialistik, residen spesialistik, dan dokter muda yang setiap harinya bekerja sama dengan baik. Dalam kesempatan ini juga dibahas bahwa UKM siap melaksanakan kerjasama lebih lanjut dalam proses pembelajaran baik bagi dosen dan mahasiswa dengan Prodi MMR UMY.

UKM Hospital - tampak depan

UKM Hospital – tampak depan

Setelah lawatan di fakultas kedokteran UKM, kemudian dilanjutkan dengan hospital tour. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kegiatan dan proses pelayanan rumah sakit UKM terkait penerapan patient centered care dan patient safety. Mahasiswa diharapkan dapat mengambil pelajaran dari negara dan budaya yang berbeda, bagaimana manajerial rumah sakit dapat mencapai standar internasional dan menerapkan kedua isu penting tersebut. Kegiatan kunjungan ini langsung didampingi oleh dr. Encik Adli Muhammad selaku Direktur Operasional Rumah Sakit UKM.

Menurut keterangan dr. Encik Adli M. keselamatan pasien (patient safety) dan kenyamanan pasien merupakan konsen utama dalam proses pelayanan. Rumah sakit UKM  memiliki standar operasional dalam pelaksanaan patient safety, memiliki staf tenaga medis yang berintegrasi secara baik menggunakan prinsip interprofessional education (IPE) dalam menangani setiap pasien yang dirawat berdasarkan pada problem yang dimiliki pasien. dr. Encik Adli  juga memaparkan bahwa UKM Hospital juga sudah menggunakan electronic medical record dalam pelayanan sehari – hari, dan dalam kepentingan manajerial dapat berfungsi sebagai sistem pengawasan terhadap setiap kegiatan pelayanan agar tetap berjalan dengan baik sesuai tujuan bersama.

Peserta Benchmarking MMR UMY berfoto di halaman depan UKM

Peserta Benchmarking MMR UMY berfoto di halaman depan UKM

Benchmarking yang dalam kesempatan kali ini menjadi bagian dari blok elektif dirasa sangat bermanfaat dalam memperluas wawasan mahasiswa. Diharapkan kegiatan ini dapat memaksimalkan proses pembelajaran yang telah didapatkan selama perkuliahan di MMR UMY. Mahasiswa juga berharap di kesempatan selanjutnya, kegiatan kunjungan ke negara lain yang memiliki rumah sakit berstandar internasional/ JCI ini dapat berjalan lebih optimal.

Selain kunjungan edukatif, mahasiswa dan pengelola juga diberi kesempatan untuk berkunjung di beberapa kawasan wisata di Malaysia.

 

 

Artikel ini ditulis oleh: 

Waskitho Nugroho, S.Ked. – Mahasiswa MMR angkatan 9

Ed. EV

Sharing is caring!