Sharia compliant hospital bukanlah konsep yang benar-benar baru dalam dunia perumahsakitan. Namun demikian belum banyak RS di dunia termasuk Indonesia yang berkomitmen untuk menerapkan syari’ah secara menyeluruh (kaffah) dalam penyelenggaraan rumah sakit maupun pelayanannya.
Salah satu RS yang termasuk awal mula dan menjadi pelopor implementasi syariah Islam secara menyeluruh adalah RS Islam Sultan Agung (RSISA) Semarang. RSISA juga menjadi pelopor peraih akreditasi paripurna versi KARS 2012. Selain itu, RSISA juga menjadi pilot project penerapan standar-standar akreditasi RS syari’ah pertama di Indonesia.
Menurut Kasule (2011), terdapat 7 kriteria menjadi rumah saikt syariah. Ketuju hal ini telah sangat diupayakan untuk dipenuhi oleh RSISA. Kriteria tersebut meliputi desain arsitektur; status finansial yang kuat;tinggi dalam teknologi dan kualitas; melayani semua pasien tanpa memandang agama maupun kepercayaan; menyelenggarakan pelayanan medis yang sehat dan berbasis landasan ilmiah yang terkini; memberikan pelayanan pasien yang holistik dalam respek terhadap kebutuhan fisik, mental, emosional, spiritual, dan sosial; serta memberikan pelayanan dan prosedur yang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah. Prinsip-prinsip ini bukanlah hal mudah diterapkan jika tidak didukung dengan komitmen yang sungguh-sungguh oleh pemilik, manajemen, maupun pelaksana.
Semangat berbagi ilmu dan menebar manfaat yang sangat terasa dalam atmosfer sambutan RSISA terhadap rombongan MMR UMY. Oleh karena itu, sejak tahun 2017 ini Prodi MMR UMY menjalin kerjasama dengan RSISA sebagai salah satu wahana residensi. Dengan adanya program ini diharapkan mahasiswa dapat belajar dari kasus yang nyata tentang keberhasilan RSISA serta mengenali berbagai keunggulan maupun hambatan yang dialami dalam implementasi RS syaria’ah.
MoU kerjasama ditandangani oleh Kaprodi MMR UMY Dr.dr. Arlina Dewi, M.Kes. dan direksi RSISA pada tanggal 18 Januari 2017. Selain dengan RSISA, MMR UMY juga menjalin kerjasama dengan beberapa RS yang memiliki berbagai keunggulan dalam kancah nasional maupun internasional. Di antara berbagai rumah sakit tersebut antara lain RS Sanglah, Denpasar Bali; RS PKU Muhammadiyah Gamping; dan RSI Klaten.

Referensi:
Kasule OH: Concept of a Hospital in Islam. Paper presented at the 7th International Seminar and workshop on Understanding and Application of Quranic Principles and Values in Healthcare, Kuala Lumpur 2011 (http://omarkasule-tib.blogspot.com)

Sharing is caring!