15 Februari 2013 – Bertempat di ruang Griya Khrisna Hotel Santika Yogyakarta, Prodi Manajemen Rumah Sakit UMY gelar Malam Pelepasan Alumni Periode Wisuda II tahun akademik 2012/2013. Event yang berlangsung pada H plus 2 pasca-erupsi Gunung Kelud ini merupakan rangkaian acara setelah pada siang harinya dilaksanakan Prosesi Wisuda di Sportorium UMY.

Orasi Ilmiah, dr. Arlina Dewi, M.Kes., AAK.

Orasi Ilmiah, dr. Arlina Dewi, M.Kes., AAK.

Pelepasan Alumni yang dibuka dengan sambutan Kaprodi MMR, dr. Erwin Santosa, Sp.A., M.Kes. ini berlangsung akrab namun tidak meninggalkan nuansa ”ilmiah”-nya. Dalam acara yang juga mengundang rumah sakit – rumah sakit pemerintah dan swasta di Yogyakarta dan sekitarnya tersebut, disampaikan Orasi Ilmiah oleh pakar asuransi kesehatan MMR UMY, dr. Arlina Dewi, M.Kes., AAK. Dalam orasi tersebut, dijelaskan bahwa seiring diterapkannya  asuransi kesehatan termasuk di negara berkembang seperti Indonesia, maka fraud akan makin marak terjadi. Dijelaskan pula bahwa fraud dalam berbagai bentuk kecurangan di era JKN ini dapat dilakukan oleh siapapun, baik perusahaan asuransi, pemberi pelayanan kesehatan maupun konsumen (pasien) demi berbagai kepentingan.  Fraud merupakan faktor dominan penyebab melambungnya biaya pelayanan kesehatan yang dapat menyebabkan dampak multisistem. Mengingat bahaya tersebut, diperlukan upaya-upaya pencegahan sebagaimana yang telah dilakukan oleh negara-negara maju. dr. Arlina Dewi, M.Kes., AAK. mengetengahkan beberapa upaya tersebut antara lain sebagai berikut.

  • Pemerintah menetapkan ketentuan hukum atau undang-undang tentang fraud yang mencantumkan tentang hukuman yang dapat dikenakan kepada yang melakukan fraud tersebut.
  • Pemerintah perlu menetapkan standar pelayanan, standar terapi, standar obat dan alat kesehatan yang dapat menjadi acuan dalam semua tindakan pelayanan kesehatan, dengan demikian maka adanya fraud dapat ditelusuri berdasarkan ketentuan yang sudah ditetapkan.
  • Pemberi Pelayanan Kesehatan (PPK) mempertahankan kepercayaan perusahaan asuransi terhadap pelayanan yang diberikan dan diwujudkan dalam bentuk pengajuan klaim yang sesuaidengan pelayanan yang diberikan dan akurat.
  • PPK mempertahankan kepercayaan pasien atau peserta asuransi dengan memberikan pelayanan sesuai dengan standar-standar yang telah ditetapkan serta manfaat yang seharusnya menjadi hak peserta dengan baik.
  • Peserta melengkapi identitas dengan sebenarnya dan tidak memberi peluang untuk disalahgunakan oleh yang tidak berhak.
  • Peserta meminta informasi terhadap pelayanan yang diberikan oleh PPK, dokter dan perawat.
  • Perusahaan Asuransi/ Bapel (BPJS) melakukan investigasi rutin terhadap klaim yang diajukan secara acak dengan melakukan cross check terhadap medical record.

 

Foto Bersama Wisudawan dan Pengelola MMR UMY

Foto Bersama Wisudawan dan Pengelola MMR UMY

Acara pelepasan tersebut kemudian ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan secara simbolis dari alumni MMR berupa buku terkait ilmu manajemen rumah sakit terbitan luar negeri oleh Ketua Panitia (Triana Uminingsih, S.Kep., MMR) dan penyematan Pin Alumni oleh Bidang Kerjasama dan Alumni, Dr. Firman Pribadi, M.Si. kepada perwakilan alumni.

by.MA