Sambutan ketua MPKU PP Muhammadiyah (dr. Lukman Ali Husin, Sp.PD.)

Sambutan ketua MPKU PP Muhammadiyah dalam Pembukaan Pendampingan Akreditasi Program Khsusus (dr. Lukman Ali Husin, Sp.PD.)

Bertempat di RSI Jakarta Sukapura, MPKU PP Muhammadiyah menyelenggarakan “Pendampingan Akreditasi RS Program Khusus. Kegiatan yang dilakukan pada tanggal 30-31 Maret 2012 ini merupakan upaya MPKU dalam rangka membantu percepatan RS-RS Muhammadiyah/ ‘Aisyiyah dalam mencapai akreditasi RS seabagaimana diamanahkan dalam UU no. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit pasal 40 ayat 1.

KARS menyatakan bahwa proses akreditasi dirancang untuk meningkatkan budaya keselamatan dan budaya kualitas di rumah sakit, sehingga RS senantiasa berusaha meningkatkan mutu dan keamanan pelayanannya. Oleh karenanya, pemerintah telah merencanakan target di mana diharapkan pada tahun 2014 RS yang terakreditasi mencapai 90%. Hal ini sesuai dengan program universal coverage, di mana RS yang bekerjasama dengan BPJS harus terakreditasi. Namun demikian, pada kenyataannya dari sekitar 2400 RS di Indonesia, jumlah RS yang terakreditasi pada akhir tahun 2014 belum mencapai 70 RS.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, telah diterbitkan peraturan khususnya mengenai upaya percepatan bagi RS untuk mencapai akreditasi. Regulasi tersebut berupa Peraturan ketua Eksekutif Komisi Akreditasi Rumah Sakit no. 1666/ KARS/X/2014 tentang Penetapan Status Akreditasi Rumah Sakit. Peraturan ini memuat di antaranya adalah mengenai Akreditasi Program Khusus yang ditujukan (hanya dapat dilaksanakan) pada RS kelas C yang memberikan pelayanan spesialistik dasar tanpa peayanan sub-spesialistik, RS Khusus kelas C, RS Kelas D, dan D Pratama.

Berbeda dengan program akreditasi reguler yang mensyaratkan 15 Bab, dalam peraturan tersebut di atas, RS yang mengikuti Akreditasi Program Khusus harus mencapai nilai >80 % pada empat bab yang telah ditentukan. Empat bab tersebut meliputi KPS (Kualifikasi dan Pendidikan Staf), HPK (Hak Pasien dan Keluarga), PPI (Pencegahan dan Pengendalian Infeksi), dan SKP (Sasaran Keselamatan Pasien). RS hanya memiliki kesempatan sekali mengikuti akreditasi program khusus tersebut, re-akreditasi berikutnya RS harus mengikuti program reguler.

Foto Bersama MPKU PP Muhammadiyah, Drektur RSI Jakarta Sukapura, dan delegasi MMR UMY

Foto Bersama MPKU PP Muhammadiyah, Drektur RSI Jakarta Sukapura, dan delegasi MMR UMY

Sebagai bentuk penguatan kerjasama di internal Muhammadiyah/ ‘Aisyiyah yang memiliki RS di seluruh pelosok Indonesia, MPKU PP memfasilitasi RS-RS yang belum terakreditasi untuk belajar dari RS Muhammadiyah Lamongan (RSML) yang telah berhasil mencapai predikat Paripurna (15 Bab) dalam Akreditasi versi KARS 2012. Pendampingan ini diikuti RS Muhammadiyah/ ‘Aisyiyah dari berbagai penjuru wilayah Indonesia dari Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, bahkan Nusa Tenggara. Dalam kegiatan ini, tim instruktur yang terdiri dari tim akreditasi MPKU PP Muhammadiyah dan RS menyampaikan materi tentang 4 Bab serta mendemokan penyusunan dokumen dan langkah-langkah yang harus ditempuh dalam proses persiapan hingga akreditasi dilaksanakan. Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat dilaksanakannya sharing informasi dan diskusi untuk sukses bersama meraih akreditasi RS. (MA)