Penyakit Tidak Menular (PTM) saat ini menjadi penyebab utama kematian di Dunia. Data World Health Organization (WHO) tahun 2008 menunjukkan bahwa dari 57 juta kematian yang terjadi di dunia, hampir dua pertiganya disebabkan oleh Penyakit Tidak Menular. Penyakit kardiovaskular, kanker, diabetes dan penyakit paru-paru kronis merupakan penyakit yang sering menyebabkan kematian pada PTM (WHO, 2010). Di Negara berpenghasilan menengah dan rendah hampir tiga perempat dari semua kematian PTM (82% dari 16 juta orang) meninggal sebelum usia 70 tahun (WHO, 2017). Sekitar 1,3 juta orang meninggal akibat diabetes militus dan 4 persen meninggal sebelum usia 70 tahun. Sepuluh besar negara dengan prevalensi DM tertinggi di dunia pada tahun 2000 adalah India, Cina, Amerika, Indonesia, Jepang, Pakistan, Rusia, Brazil, Italia, dan Bangladesh. Pada tahun 2030 India, Cina, dan Amerika diprediksikan tetap menduduki posisi tiga teratas negara dengan prevalensi DM tertinggi.

Indonesia diprediksikan akan tetap berada dalam sepuluh besar negara dengan prevalensi DM tertinggi pada tahun 2030 (Wild Sarah et al., 2004). Indonesia menduduki posisi keempat dunia setelah India, Cina, dan Amerika dalam prevalensi DM. Masyarakat Indonesia yang menderita DM adalah sebesar 8,4 juta jiwa dan diprediksi akan meningkat pada tahun 2030 menjadi 21,3 juta jiwa. Data ini menunjukkan bahwa angka kejadian DM tidak hanya tinggi di negara maju tetapi juga di negara berkembang, seperti Indonesia (Wild Sarah et al., 2004). Pada tahun 2000 penderita Diabetes Millitus di Indonesia adalah sebesar 8,4 juta jiwa dan diprediksi pada tahun 2030 diperkirakan jumlah Diabetes Millitus di Indonesia akan meningkat menjadi urutan ke-7 penyebab kematian dunia (World Health Organization, 2013) yaitu sebanyak 21,3 juta jiwa (Kementerian Kesehatan RI, 2016). Hiperglikemia, atau peningkatan kadar gula darah, merupakan efek umum diabetes yang tidak terkontrol dan seiring dengan berjalannya waktu menyebabkan kerusakan pada banyak sistem tubuh, terutama saraf dan pembuluh darah (World Health Organization, 2013). Menurut data dari American Diabetes Association, Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu kelompok penyakit metabolik yang ditandai oleh hiperglikemia karena gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Keadaan hiperglikemia kronis dari diabetes berhubungan dengan kerusakan jangka panjang, gangguan fungsi dan kegagalan berbagai organ, terutama mata, ginjal, saraf, jantung, dan pembuluh darah (American Diabetes Association (ADA), 2017). Seiring berjalannya waktu, diabetes melitus dapat merusak jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, dan saraf. Pada tahun 2015, diperkirakan 1,6 juta kematian secara langsung disebabkan oleh diabetes (World Health Organization, 2013).

Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2007 menunjukkan bahwa secara nasional, prevalensi DM berdasarkan diagnosis oleh tenaga kesehatan dan adanya gejala adalah sebesar 1,1%. Sedangkan prevalensi berdasarkan hasil pengukuran kadar gula darah pada penduduk umur lebih dari 15 tahun di daerah perkotaan adalah sebesar 5,7% (Kementerian Kesehatan RI, 2016). Salah satu kegiatan pengendalian DM yang dilakukan Kemenkes yaitu monitoring dan deteksi dini faktor risiko DM di Posbindu (Pos Pembinaan Terpadu) PTM dan implementasi perilaku CERDIK. Posbindu PTM merupakan kegiatan peran serta masyarakat dalam pengendalian faktor risiko DM secara mandiri dan berkelanjutan. Saat ini sudah terdapat 7.225 Posbindu di seluruh Indonesia.

Referene

American Diabetes Association (ADA) (2017) ‘Standard of medical care in diabetes – 2017’, Diabetes Care, 40 (sup 1)(January), pp. s4–s128. doi: 10.2337/dc17-S001.

Kementerian Kesehatan RI (2016) ‘Profil Kementrian Kesehatan’, pp. 1–7.

WHO (2010) ‘Global status report on noncommunicable diseases 2010’, World Health, p. 176. doi: 978 92 4 156422 9.

WHO (2017) ‘Noncommunicable diseases’, Noncommunicable diseases. World Health Organization. Available at: http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs355/en/ (Accessed: 10 January 2018).

Wild Sarah et al. (2004) ‘Global Prevalence of Diabetes: Estimates for the year 2000 and projection for 2030’, Diabetes Care, 27(5), pp. 1047–1053. doi: 10.2337/diacare.27.5.1047.

World Health Organization (2013) ‘Media centre Diabetes’, Diabetes, (November), pp. 11–14. Available at: www.who.int/mediacentre/factsheets/fs312/en/.