Dalam rangka meningkatnya kemampuan dan wawasan manajer rumah sakit (direktur, jajaran manajemen, pemilik rumah sakit, staf klinis) dalam penerapan sistem remunerasi, Prodi Manajemen Rumah Sakit UMY menyelenggarakan Seminar dan Workshop “Penyusunan Remunerasi bagi Staf RS.” Acara yang berlangsung pada hari Jum’at dan Sabtu 25-26 September 2015 ini diselenggarakan di Convention Hall RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Unit 2 dengan didukung oleh Majelis Pembinaan Kesehatan Umat (MPKU) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

DSC_08651

Sebagaimana telah kita ketahui bahwa era JKN (Jaminan Kesehatan nasional) telah merubah hampir di seluruh pola pengelolaan fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk rumah sakit. Rumah sakit diharapkan mampu bertahan dan terus berkembang di tengah era peralihan dari masa fee for services menjadi tarif pembayaran paket berdasarkan INA CBG’s. Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan akan diikuti peningkatan dengan kemampuan RS menyusun sistem remunerasi staf klinis. Remunerasi diharapkan menjadi instrumen dalam rangka menciptakan komitmen penuh staf klinis sehingga meningkatkan kinerja, mutu layanan, dan daya saing rumah sakit melalui pengelolaan keuangan RS yang efisien dan efektif.

Kegiatan yang diikuti oleh tidak kurang dari 200 peserta menghadirkan pemateri dr. Djoni Dhamadjaja, Sp.B., MARS. serta dr. Harry Triyanto, MARS. Kedua pemateri ini memaparkan konsep remunerasi, pentingnya sistem remunerasi, serta bagaimana menyusunnya baik secara teoritis maupun praktis. Kedua pakar ini telah menjadi motor keberhasilan penerapan sistem remunerasi total di RSU Proklamasi Karawang.

Di akhir kegiatan, dr. Erwin Santosa, Sp.A., M.Kes. mengajak seluruh RS Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah untuk terus belajar meningkatkan kasapasitas diri dan mulai menerapkan sistem remunerasi di RS masing-masing. PMPK (Pusat Manajemen Pelayanan Kesehatan) UMY diharapkan menjadi motor penggerak keberhasilan implementasi remunerasi, khususnya di RS-RS Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang mitranya (MA).

Sharing is caring!